Showing posts with label Jakarta Creative Hub. Show all posts
Showing posts with label Jakarta Creative Hub. Show all posts

#Whenin : How to make your own bed sheet - Jakarta Creative Hub Workshop

Wednesday, August 22, 2018

Bersyukur banget rasanya sekarang (iya baru berasa banget) punya mama yang serba bisa, gak hanya rajin didapur buat bikin makanan, tetapi juga bisa menjahit. MENJAHIT genks! gak segampang itu, dan ga semua orang bisa karena butuh ketekunan dan kesabaran yang luar biasa. Beruntungnya, selama ini aku ga pernah sama sekali mengeluarkan uang untuk sekedar mengecilkan celana/baju sekolah, menjahit baju yang sobek sedikit, bikin kerudung sendiri, punya banyak motif seprei yang lucu-lucu karena di jait sama mama :') 

Dan baru-baru ini, aku berminat untuk belajar menjahit. Secara garis besar, aku tahu cara-caranya, apa yang diperlukan, bagaimana menjalankan mesin jahit, tetapi pas dilakukan langsung NOL besar! aku ga bisa apa-apa hahaha dan langsung ngebatin "ya Allah beruntung banget punya mama yang bisa ngejait!". 

Mamaku serba bisa kalo masalah jahit menjahit, aku sering banget dibuatin blouse buat kerja atau main, celana kolor buat bobo, piyama, kerudungan, dress, celana kulot, taplak meja, seprei, hordeng dan lain-lain. Yang mamaku gak bisa bikin kebaya doang, karena mesin jahit yang mama punya ga sebagus itu, haha nanti ya ma kita beli mesin yang bagus!

Dan inilah waktuku membuktikan kalo mama bisa jahit anaknya pasti bisa haha untungnya aku udah jadi member di Jakarta Creative Hub jadi aku punya kesempatan untuk ikutan workshop secara free (iya FREE) workshop how to make your own bed sheet.

Kukira mudah, ternyata baru banget bikin pola dan motong bahan aku udah puyeng. Pusing dan mao nyerah aja kesel banget selemah itu ternyata. Jadi ya mulai sekarang, aku gak akan pernah meremehkan tukang seprei cipadu lagi, mereka hebat!!!!! apalagi bikin bedcover ya hmmm 

Kelas seharusnya dimulai pukul 9 pagi, tapi ternyata ibu-nya telah hampir 1 jam lebih.... mana aku anaknya ga tahan banget kalo disuru nunggu, jadi badmood seketika melanda, bosen, eh akhirnya aku memutuskan untuk liat-liat Jakarta Creative Hub yang kemarin ketika pertama kali datang aku belom sempat berkeliling disini.


Ada ruang tunggu yang juga sekalian jadi tempat makan bareng disini. Terus ada lettering yang cantik banget disini! bisa jadi background foto haha Jadi di Jakarta Creative Hub ada beberapa classroom yang digunakan untuk acara/workshop/seminar/pameran dan hal lainnya. Classroom-nya sederhana tapi ngena banget gitu ya.



Nah worksop pertama dan kedua ku diruangan Makerspace disini ada beberapa mesin jahit, mesin bordir, mesin cetak gitu, mesin potong kayu dan ada beberapa mesin lainnya yang aku ga tau apa nama dan kegunaanya. Pokoknya lengkap.




Perpustakaan! sembari menunggu guru menjahit yang telat datang, aku menghabiskan sekitar 30 menit untuk membaca di perpustakaan yang ada di Jakarta Creative Hub, bukunya memang belum banyak, tetapi menarik untuk dilihat kok. Tempat membacanya juga tenang sekali, plus ada colokan di setiap meja-nya.






Waktunya menjahit!

Hal yang pertama kita lakukan adalah berebutan motif seprei hahaha kali ini kita akan membuat seprei ukuran 120 kan ada seprei uk 160/180 kan, untung dirumahku masih ada kasur ukuran 120 yang digunakan oleh adikku jadi bisa terpakai deh sepreinya.

Pertama-tama kita mulai memotong seprei menjadi beberapa bagian, menjadi bagian untuk satu buah guling dan satu bantal yang ada kupingnya, dan bagian seprei juga tentunya. Untuk urusan potong memotong sedikit membingungkan untukku karena harus sedikit berhitung dan ya namanya juga belom pernah buat ya jadi bingung. Alhamdulillah, terpotong dengan baik juga.






Setelah potong-memotong kain yang melelahkan akhirnya, tiba saatnya menjahit dimesin jahit yang pst kata mamaku mesin jaitnya bagus! dan yaa.... menjahit ga segampang itu genks, susah, harus sabar, dan melelahkan. Karena kalo salah harus dibetulin, di "dedel" jaitannya dan itu mengesalkan menurutku huhu







Singkat cerita, setelah menghabiskan waktu hampir 8 jam untuk membuat seprei yang gak selesai karena aku mematahkan jarum mesinnya sebanyak 2x dan ga ada lagi jarumnya, terus udah keburu magrib, udah laper banget, pusing banget, aku nyerah yeay!!!!! yang lain pada sukses bikinnya, tapi aku gak haha untuk bantal dan guling sudah selesai dengan cantiknya tapi..... sepreinya belum (sampai sekarang pun, belom aku kerjain lagi) jadi masi bingung sebenernya berbakat ga ya ngejait? aku sih sangat ingin bisa jait, tapi kok melelahkan ya gimana dong :(

Nanti aku update ya kalo sepreinya udah jadi, doakan biar ada mood untuk mengerjakannya haha.

 

 


Terakhir, kita foto bareng genk workshop hari ini. Pengalaman yang berharga, karena sekarang aku tau, menjahit itu tidaklah mudah.

Xoxo,

Nadia Amanda.

#Whenin : Netesin Karya - Jakarta Creative Hub

Sunday, August 19, 2018

I'm so happy because I get chance to know Jakarta Creative Hub dan berkesempatan mengikuti salah satu workshopnya dan juga menjadi alasan untuk dapat melihat seperti apasih isi dari Jakarta Creative Hub. Beberapa minggu yang lalu, aku mengikuti workshop melukis dengan watercolor bersama @egglustration yang judulnya #netasinkarya untuk mengikuti workshop ini hanya mendaftar melalu form yang disediakan oleh Jakarta Creative Hub, jadi selalu update ya dengan Instagram Jakarta Creative Hub.


Workshop yang aku ikuti kali ini berbayar, tetapi bayarannya "suka-suka" jadi bebas mau bayar berapa sesuai dengan kondisi keuangan. Seru kan? jadi jangan ragu untuk ikutan workshop melukis dari @egglustration ya!

Terus pengajar kita salah satu pelukis watercolor yang aku suka! karena gemas banget lukisan-lukisannya bisa di cek di Instagram @Egglustration atau Instagram Ka Alif sendiri @quitanp, eh btw ka alif juga anak commuterline tapi beda stasiun kalo aku St. Jurang mangu, ka alif St. Sudimara, ternyata tetangga :p

Workshop di buka dengan mengenalkan diri masing-masing, jadi lebih akrab kan ya, terus ka alif menjelaskan basic watercolor di mulai dengan brush, aku rinciin satu persatu ya.



Brush

Brush yang digunakan untuk pemula/basic lebih nyaman dengan menggunakan brush yang Round. Jadi kali ini kita rame-rame belajar melukis dengan Round Brush, ka alif juga menjelaskan beberapa jenis brush lainnya.

"Kuas yang cukup serbaguna. Bisa digunakan untuk menorehkan garis dengan berbagai ketebalan. Untuk menggambar dengan cat air, minimal harus memiliki kuas jenis ini dengan kualitas yang baik, agar proses menggambarmu bebas dari gangguang buku kuas yang rontok"

Kuas murah dan bagus untuk pemula rekomendasi ku dan ka alif adalah Reeves atau Lyra.

Watercolor Paper

Beruntungnya mengikuti workshop ini aku jadi harus mau ga mau suka ga suka peduli dengan jenis kertas watercolor yang ternyata berbeda-beda manfaatnya! selama ini aku menggunakan kertas watercolor yang cold press 200gsm (karena murah) padahal hasil lukisan akan cantik sekali jika menggunakan cold press 300gsm hahaha maafkan kantong ya >.<

Ada beberapa jenis watercolor paper yaitu :

- Hot Press : Tak bertekstur & cepat kering.
- Cold Press : Paling umum digunakan & bertekstur.
- Rouga : Sangat bertekstur, daya serap sangat tinggi dan tidak disarankan untuk detail kecl.


Teknik Melukis Watercolor


Wet on Wet : Saat menorehkan warna dari kuas yang basah  ke kertas yang juga basah, akan menimbulkan efek seperti membaur.

Wet on Dry : Sifat transparan cat air akan menimbulkan efek kilap karena warna saling menimpa saat kuas yang basah di torehkan diatas kertas yang kering.

Dry Brush : Apabila cat ditorehkan dari kuas yang kering, hasilnya akan menimbulkan garis, yang berongga seperti cahaya yang memantul di air laut.

Tema melukis hari ini adalah melukis buah-buahan.... ternyata cara melukis itu di mulai dengan sketsa menggunakan pensil kemudian baru di warnain, gak kaya aku selama ini asal bikin aja hahaha tapi gak apa kok, setiap orang kan memiliki kapasitas masing-masing dan cara sendiri, gak harus sama, tapi aku jadi tau cara basic-nya.


Aku melukis watermelon, karena lucu dan gampang :)



Seneng banget pokoknya bisa kenalan temen-temen baru dan dapet ilmu plus bisa kepo sama isi Jakarta Creative Hub daaan yang paling penting aku daftar ke anggotaan member di Jakarta Creative Hub yippie!




Terus ka alif yang baik hati malah muji karyaku yang ga seberapa ini, yaampun kenapa sih ada orang pinter nan baik kaya gini, jadi meleleh akutu.



Seru banget pokoknya, nanti aku ceritain lagi ya, kalo main-main ke Jakarta Creative Hub!


Xoxo,

Nadia Amanda.
 photo envye.jpg
envye blogger theme