Eksplore Bangka : Pantai Pasir Padi

Friday, September 16, 2016

Tujuan utama ke Pulau Bangka Belitung pasti ke pantai! pantainya bagus-bagus, salah satunya Pantai Pasir Padi yang terletak di Kota Pangkal Pinang, sekitar 30 menitan dari pusat kota. Waktu aku datang kesana, suasananya habis hujan jadi airnya hijau gak bening gitu mana lagi air pasang juga jadi pantainya ga keliatan hehe mama aku senang sekali sama pantai ini, katanya pas dia masih ABG sering ke pantai pasir padi naik sepeda.




Tapi sayang sekali, pantai cantik-cantik yang ada dibangka kurang terawat, tempat umumnya ga terawat WC-nya susah, masih banyak sampah dll ya walau begitu sih keindahan pantainya ga hilang kok! tetap bisa cantik-cantik hehe terus ga ada biaya masuk, free untuk semua orang!

Di pantai, aku cuma main-main air aja, karena habis hujan jadi laper gimana gitu kita bertiga beli bakso yang ada di pinggi pantai, enak bangeeeet + santai banget jauh dari jakarta! haha 




Setelah makan, kita main main aja disekitar pantai yang emang lagi sepi bangeet jadi kaya pantai pribadi gitu, pengen berenang gak enak soalnya air pasang + dingin juga habis hujan.

Buat kalian yang ingin ke pantai pasir padi, aku saranin untuk membawa kendaraan sendiri baik itu sepeda motor, sepeda atau mobil karena di kota pangkal pinang jarang sekali ada angkutan umum, walaupun ada, kendaraan umumnya tidak mempunyai jadwal beroprasi, jadi sesuka hati supirnya gitu.

Terus untuk kalian yang menginap di hotel siapin juga makan malam, kalo kamu ga makan dihotel, karena susah sekali mencari makan malam diluar hotel. kota-nya jika sudah malam sepi sekali, ga ada yg nongkrong gitu sepi deh. jajanan juga gak banyak, rata-rata yang jual chinese aku takut gak halal jadi ga mencoba makanan yang dijual :)


Xoxo,

Nadia Amanda ♥

Nyobain Terminal 3 Ultimate

Mamaku beneran mau nyobain terminal 3 yang baru ini, makannnya yang tadinya kita mau ke Bangka dibulan Agustus jadi ditunda bulan oktober sampai bandaranya benar benar beroperasi haha terus harga tiket pesawat Garuda juga lagi murah-murahnya, ke bangka sekitar 456 ribuan gak sampai 500 ribu. Itu tandanya sangaaaat murah jadi kita berdua memutuskan untuk pergi ke Bangka dengan menggunakan maskapai ini.

Dan juga akhir-akhir ini kalau pergi kemana mana emang enak banget naik Garuda atau Citilink. Gara-gara kapok banget naik Lion Air pas nenekku meninggal pesawat mama delay 6 jam karena kendala cuaca, padahal aku yang naik NAM aja jalan-jalan aja pesawatnya dan alhamdulillah selamat sampai palembang. Ya mungkin ga semua Lion Air begitu ya... lebih pro ke Nam Air jadinya walaupun pesawatnya agak tua haha tapi gak bisa dipungkiri juga, kalo ga ada uang aku pasti tetep naik Lion Air karena murah hoho



Terminal 3 ultimate ini cantik bangeeet, walau masih ada aja ya orang yang nyinyir dan protes sana sini. hhh sering heran sama orang doyan nyinyir kenapa ga dilihat dan diambil sisi positif dan baiknya aja sih? seenggaknya ini lebih better dibanding terminal 2 kan? gak ada antrian panjang dan gak ada tuh tukang taksi atau calo-calo lainya jadi pas masuk Terminal tenaaang bgt gak ada yang ngerubutin dan berebutan troli atau troli abis di ambil porter.

Dan juga Terminal 3 luas banget tempat check-in nya, buat aku yang mata minus kan sering rada susah ngeliat tulisan tujuan ya counter check ini penerbangan A dimana nomer berapa, kalau disini semua counter check in melayani semua tujuan penerbangan jadi tinggal antri ditempat yang terjangkau aja, mudah!





Terus, bagusnya bikin orang males jalan jadi harus mau jalan disini pintu gate pesawatnya memanjang gitu.. aku dapet gate 15 haha jadi jalan deh dari gate 1 - 15 yang panjang banget tapi asik karena banyak sofa-sofa yang eye catching banyak tempat ngecas terus banyak toko-toko, dan mama selalu bilang kalimat ini berkali kali "kaya dihongkong deh noy" 1000x haha





so far so good! Terminalnya bagusss banget proud deh! jangan kebanyakan nyinyir, makanya jadi gak bisa menikmati positifnya kan! terus instagramable juga haha

Xoxo,

Nadia Amanda.

Menumbing Heritage Hotel , Pangkal Pinang

Thursday, September 15, 2016

Hi,
Akhirnya ada waktu juga untuk mudik ke kampung halam tercinta, Bangka Belitung. Fyi, abi aku lahir di bangka tepatnya di kota pelabuhan bernama muntok/mentok. jadi sejak aku masih baby sudah sering dibawa ke pinggir pantai dan main dipelabuhan hehe

Alhamdulillahnya, sudah menjadi tradisi, setiap tahun bisa mudik ke Bangka Belitung dan Palembang (mamaku orang palembang!) tapi kali ini kami pergi hanya bertiga, aku mama dan abi. adik-adik ga ikut soalnya pada sibuk sendiri dengan sekolah dan kuliahnya. but it's okaay senang sekali jadi anak sendiri yg diajak jalan-jalan haha mudiknya juga sekalian ngejenguk adiknya kakekku yang sedang sakit (ketika aku menulis post ini ami mit udah meninggal dunia huhu so saad my last grandpa! al-fattihah for my grandpa)

Setelah landing safely di bandara Depati Amir Pangkal Pinang, kita langsung pergi mencari makan siang, tadinya mau makan di warung makan khas bangka gitu yang jual rusip ayam kampung cumi dan ikan ikanan eh ternyata tutup :( padahal ngidaaaam bgt. Mau ga mau makan nasi padang..... setelah makan sekitar jam 1 siang mau langsung jalan aja ke hotel eh hujan deras banget-banget, mau balik ke mobil pun gak bisa karena hujanya terlalu deras.

Aku dibangka punya banyak saudara, jadi untuk urusan transportasi dan jalanan gampaang semuanya ada ga perlu sewa sewa :p







Kebetulan, sebelum pergi ke muntok, kita mau nginep dulu semalam di kota pangkal pinang, karena hujan juga jadi gak bisa jalan-jalan deh keliling kota. Sekitar jam 2-an kita sampai di hotel yang aku booking roomnya via traveloka, yaitu Hotel Menumbing Heritage yang berada di Jl. Gereja (dekat Ramayana) Pangkal Pinang. ugh kesan pertamanya jelek bgt deh, aku fikir kalau hotel yang tipe tipe heritage gitu bakalan ramah pelayananya baik kaya orang-orang jaman dulu taunya O besar. Big No!

*psst aku nulis post ini terpisah, karena sekalian mau protes tentang betapa tidak nyamanya aku menginap disini fufu

Karena aku keliling bangka naik mobil pinjeman adik abi aku, bukan mobil bagus sih, mobil panther tua tapi gak tua tua banget (alesan kenapa pinjem mobil ini, karena cocok buat masuk ketempat2 wisata dan pantai-pantai pulau bangka yang jalanya belum terlalu bagus, yang orang bangka asli pasti ngerti deh!) dan aku sekeluarga fine fine aja dengan keadaan mobil itu, bersih terawat dan cool gitu.










Sedihnya, pas mau masuk hotel, kan lorong gitu ya pintu masuknya, satpamnya gak peka atau pura-pura ga tau.. malah ngurusin mobil berplat merah. note ya buat kalian yang mau kebangka... PNS dan pejabat pemerintakan tuh dijadiin Dewa loh, mereka dipuja-puja dan disanjung sanjung jadi jangan heran kalau banyak yang bangga naik mobil dinas :( kalo dijakarta mah di hujat hujat orang iya.
mana pas mau ke lobi pintu ga di kasih payung ga di parkirin hiks hiks satpamnya didepan mata cuma ngeliatin aja dengan santainya. Terus terus pas sampai receptionisnya, gak dibukain pintu atau apa gitu, jadi mandiri bgt deh, pas aku disuruh nunggu kamar kan disuruh duduk, eh orang tua aku gak disuru masuk juga.. heren gimana sih ini, nerapin ISO ga ya hotel cantik ini?

Langsung ke kamar aja ya, kita memilih kamar tipe deluxe room yang dibeli via traveloka seharga kurang lebih 500ribuaan dapet diskon 15% apa ya dari app traveloka, kamarnya luas, boleh bertiga, bisa nambah bantal juga, kamar mandinya bersih, air hangatnya pas, cuma kurang kedap suara dan pemandanganya pasar haha

Interiornya klasik, bangunya jadul gitu jadi mau diapain aja bagus!! cuma pelayananya aja super bad. gak ada ramah-ramahnya sama tamu hotel biasa.












Untuk sarapan, makananya gak banget terus kalo mau ikutan sarapan (karena kita bertiga bayarnya sekitar 85-100ribuan dan itu ga worth it banget ya, cuma ada kwiteau, sop or soto sosis telur gitu gitu aja ga ada buah, minum teh/kopi ga bikin sendiri) Pemandangan pas breakfastnya cantik, bangku-bangkunya cantik, terus menghadap swimming pool, yang bikin ga nyaman, pelayanya ngeliatin terus, kita ngambil apa diperhatiin, terus selalu ditanya dari kamar berapa. padahal pas lagi sarapan itu ga banyak loh orangnya adakali cuma 15 orangan, masa ga hapal hapal juga ya? heran.




Yah pokoknya hotel menumbing heritage ini menurut aku engga banget soal kenyamanan dan keramahan feels like homenya ga ada sama sekali, sama sekali ga ada senyum sapa salam juga :D BIG NO NO NO buat kalian si tipe santai untuk berkunjung ke hotel ini. Cocoknya buat kalian yang mau bussines trip atau honeymoon gitu kayaknya.

Karena udah males berlama lama dihotel ini sehabis sarapan kita langsung check out ke receptionis yang lumayan ramah ke aku.

Dari hotel sebelum ke kota mentok, aku minta diajak ke pantai dulu... kemarin sorenya aku ke pantai pasir padi dan sekarang mau ke pantai rebo dan pantai tikus, yang akan aku tulis di post lainnya ya!

Xoxo,

Nadia Amanda ♥

Pantai Cantik di Sungailiat, Bangka Belitung

Hi,
Kali ini aku masih ingin menceritakan tentang liburan singkat aku di kampung sendiri, Pulau Bangka Belitung (pst, kalian bisa baca-baca post aku mengenai Pulau Bangka disini : Menumbing Heritage Hotel, Pangkal Pinang - Pantai Pasir Padi - Balinyu, Bangka Belitung ) aku sendiri sejak masih baby sampai sebesar ini gak pernah absen (alhamdulillah) tiap tahunnya pergi ke Pulau Bangka Belitung (ke palembang juga :p) itu jadi salah satu keistimewaan sendiri sih karena punya orang tua yang lahir dan besar disana♥

Setelah check out dari Hotel Menumbing Heritage, yang sudah aku ceritakan di Post sebelumnya, kami berencana untuk pergi ke Kota Muntok yang berada di Bangka Barat (tempat kelahiran abi ku) kita mampir dulu ke Kota Sungailiat, jarak dari Ibu Kota Provinsi Pangkal Pinang ke Kota Sungailiat hanya memakan waktu selama 30 menit, jalanannya lancar gak pernah macet!

Karena sudah pernah ke Tanjung Pesona dan Pantai Matras, kali ini aku pergi ke Pantai Rebo yang menjadi salah satu destinasi yang katanya Must List dikunjungi kalau kamu pergi ke Pulau Bangka - Sungailiat, ini pertama kalinya aku pergi ke Pantai Rebo.

Sekitar jam 10.30 aku sudah sampai di Pantai Rebo, Pantainya super cantik typical bangka beach sih pasir putih super halus, garis pantai yang panjang, batu batu granit atau marmer segede gaban pasti ada. tapi sayang kotor banyak sampah :( terus karena pagi menjelang siang jadi panas banget hahaha sama sekali ga ada orang di Pantai Rebo ketika aku datang, jadi kaya pantai Private :p
kalau kalian yang suka sunbathing, harus kesini ya! mataharinya super menohok langsung TAN kulit dalam sekejap! yang gak aku suka, banyak penambang Timah ilegal, jadi ada banyak cekungan di pantai dan membuat air lautnya tidak terlalu jernih huhu merusak lingkungan sekali.



Aku cuma sebentar di Pasar Rebo, karena sepi dan panas juga ga ada yang jualan aku pergi deh ke desnitasi berikutnya, yaitu Pantai Tikus... sebenarnya Pantai-Pantai ini satu garis Pantai cuma terpisahkan Batu batu yang besar-besar aja. Pantai Tikus gak kalah cantik, malah super cantik dan lebih terawat dari pada Pantai Rebo, terus pantainya juga sudah dikelola dengan baik oleh Dinas Pariwisata jalananya rapih, bersih.
Instagramable juga loh.

Di Pantai Tikus ada Pagoda atau Vihara Pura Tri Agung, but yaa aku gak suka foto-foto di vihara dan gak berminat juga untuk masuk kedalam Vihara itu. tapi tetep hitss kok buat kalian yang mau foto- foto karena bangunanya unik gitu. Dan kaliaan harus sangat sangat harus menjelajahi pantai tikus yang sepi banget (lagi lagi gak ada pengunjung lain selain aku sekeluarga) batu-batu granitnya cantik BANGET! Pantainya juga lebaar bisa main air atau berenang karena ombaknya gak besar, landai sekali. Karena air lagi surut ketika siang hari, jadi aku bisa lari-larian dan manjat-manjang dibatu hehe kalau air pasang sepertinya pantai dan batu-batunya akan ada yang tertutup air.




















pohon sarsaparilla, jaman dulu bgt kan

Hari semakin panas dan sudah mendekati waktu solat jumat untuk ayahku, kita pulang deh pergi kekota Sungailiat mampir dirumah salah satu tanteku untuk istirahat dan menunggu abi aku solat :) terus mampir juga kerumah teman masa kecilnya hehe

Sekitar jam 1 siang cuaca berubah menjadi hujan lebat bangeeet... jadi kita mampir lagi ke Desa Kacung (letaknya di pertengahan antara sungai liat dan kota mentok) untuk mampir ke rumah om ku yang mobilnya lagi kita pakai ini hehe aku dan keluarga akan menghabiskan waktu juga di Desa ini, mau liat kebun sahang (lada) dan kelapa sawit plus nonton pesta kampungnya nanti dihari sabtu & minggu.

Sekitar jam 4 sore kami sudah sampai di Kota Pelabuhan Mentok, dan memutuskan untuk menghabiskan waktu sembari melihat sunset dipinggir pantai Tanjung Kalian, mau naik ke mercusuar tapi udah tutup hiks.
makan-makan otak-otak khas bangka yang super enak! kalaaaah deh otak-otak daerah lain! ini harus di coba ya otak-otak bangka dengan saus tauco lovee bgt, sambil minum es kelapa ijo seger. Malamnya kami menginap dirumah adik kakekku (sudah meninggal sekarang).













Yeay so happy 24 hours in Bangka, bisa ke tiga pantai, tiga kali mampir kerumah orang dan menempuh jarak 136.1 km sehari hoho
yuk kalian mampir juga ke pulau indah ini!

Xoxo,

Nadia Amanda.
 photo envye.jpg
envye blogger theme