A heart of gold

Tuesday, November 14, 2017


Another painting of my pink-ish gradation watercolor & lettering. 

Watercolor Paper : Reeves Watercolor Paper A5 
Watercolor palette : Simbalion Watercolor Cake
Brush Pen : Tombow Hard Tip

Xoxo,

Nadia Amanda.

My #Dailystory 1

Sunday, November 12, 2017

Sebagai generasi '90an yang tumbuh bersama perubahan teknologi dan perubahan cara komunikasi yang signifikan, Smartphone sudah menjadi suatu benda yang harus ada dimanapun aku berada, gak boleh jauh lebih dari 10cm...Smartphone is a life. My life. 

Jadi apakabarnya kalau Smartphone tersayang itu tercebur air? ugh panik! dan seperti ada yang hilang. Itu kejadian yang terjadi di weekendku, ketika sedang mencuci beberapa pakaian yang-tidak-boleh-dimasukkan-ke-mesin-pencuci tanpa sadar aku duduk dan tergelincirlah Smartphone ke dalam ember yang berisi air sabun. Panik? tentunya.

Rasanya otak gak bisa berfikir, berhenti total gitu, agak lebay sih emang, harus ngerasain dulu ngangkan Smartphone dari air sabun haha setelah panik-panik ga jelas mulai deh mengeringkan Smartphone, dan membawanya ke tukang service (aku gak akan cerita gimana cara mengeringkan dan detailnya ya, rasain sendiri aja haha) dari sehabis dzuhur sampai isya gak megang Smartphone sama sekali, gak bisa buka Instagram, whatsapp, twitter dan nonton drama korea. 

Hari minggu jadi terasa lama, gak tau harus ngapain dan sadar banget kalau kehidupanku sekarang sudah bersama Smartphone apapun yang terjadi asal Smartphone ada digenggaman semuanya akan baik-baik aja, gitu.

Alhamdulillah, bisa dibetulisn Smartphone walaupun harus bayar Rp250.000,- untuk mengantin layar yang basah dan kamera yang terkena air. Lumayan sih, buat anak gadis seumuran aku rasanya kok mahal ya? tinggal tambah Rp100.000,- lagi aku bisa dapetin highheels cantik yang emang-pengen-aku-beli-tetapi-tidak-jadi.

Mama sih bilangnya ini teguran, aku diharuskan rajin-rajin beramal, biar gak "tersentil" katanya, aku sendiri menganggap aku terkena azab? azab yang pedih dari salah satu dosa yang aku lakukan (tapi gak tau apa? karena banyak) semoga Smartphone kesayangan yang dibeli pakai gaji sebagai karyawan dan dicicil 12x ini (udah lunas dari kapan tau kok) gak kecebur dan rusak lagi ya! walaupun Smartphone ini gak canggih-canggih banget, tapi aku sayang♥

What to do & see #whenin : Lava Tour Jogja

Fun and adventurous! dua kalimat itu memang terbukti kalau kamu nyobain ikut Lava Tour Merapi menggunakan mobil jeep! seseru itu guys. 

Things to do :

There's so much to do, satu paket tour tapi bisa banyak tempat yang didatangi. Untuk paket lengkap kalian bisa ambil tour menggunakan Jeep selama 3.5 jam, untuk kalian yang ingin liburan santai dan melihat keajaiban gunung merapi setelah erupsi tetapi tidak ingin berlama-lama kalian bisa ambil paket yang 1.5 jam saja (short trip).

Enjoyed the Jeep ride!

Don't forget to bring/buy masker, terlalu banyak debu sisa erupsi dan pastikan kamu memakai pakaian yang panjang dan tertutup, bukan karena takut panas atau apa ya, tapi banyak sekali debu yang akan menempel... dimana-mana.

 

 

Experiance Merapi's Power

Untuk dapat melihat gunung merapi dari dekat pastikan kamu datang ketika hari sedang cerah, dan tidak turun hujan karena gunung merapi akan tertutup awan. Best time to go there is between May to early October, aku pergi awal oktober ketika matahari sedang cerah-cerahnya sehingga.... aku dapat melihat gunung merapi dari dekat!

 

Bumpy ride to the historic scary scene of merapi

Bumpy ride expected! untuk menuju Bungker Kali Adem, kita akan melalui jalanan yang cukup rusak. Jadi bergoyang teruss! pegangan yang kuat ya, ketika melalui jalan ini. Rather scary when visiting the bunker where two people has just died hiding there from mountain lava. You can imagine what it looks like to live so near to the great volcano.



Setelah mencopa short trip lava tour, aku jadi gak sabar untuk datang kembali dan menikmati long tripnya! wanna join?

Xoxo,

Nadia Amanda.

My #Dailystory 2

Thursday, November 9, 2017

Kemarin malam, seperti malam sebelum-sebelumnyanya, aku dan mama selalu menghabiskan waktu untuk bercerita sebelum aku pergi tidur. Sama juga, seperti cerita-cerita dimalam sebelumnya, cerita mengenai kapan ya anak gadis mama ini ketemu sama jodohnya? dan sindiran-sindiran halus lainnya yang cuma bisa aku jawab "nanti mah, pasti ada diwaktu yang tepat" walaupun dalam hati, aku sendiri juga bertanya-tanya "kapan ya ya Allah?" karena akupun sama dengan mamaku, aku juga ingin.

Yang paling sedih, ketika aku tau, mamaku juga sering mendapatkan pertanyaan mendesak, mengkritik mama dan hal lainnya, karena sampai sekarang diumurku yang belum genap 24 tahun (sebagai orang berfikir "sudah lampu merah" katanya) ini anaknya belum menikah. Banyak yang menyalahkan didikan mamaku yang intinya mamaku salah mengajarkan anaknya. Rasanya mau tertawa sekaligus menangis.

Yang membuatku tetap bertahan (dan sabar tentunya) karena aku yakin, Allah pasti akan menjawab doaku, doa mamaku, diwaktu yang tepat. Jadi ingat sepenggal kalimat di twitter yang aku baca "don't take things/people for granted. Diluar sana banyak yang merasa cuma mimpi memiliki apa yang kita punya." 

Aku memimpikan, apa yang orang punya. Dan orang lainpun begitu, hanya tinggal menunggu waktu yang tepatnya saja, dan terus berdoa tentunya!

God is Good.

Segitu aja?

"Bisanya cuma segitu doang?"

Kata dia yang bisanya cuma komen doang. 
-@Pinotski

Congratulations!

Monday, November 6, 2017




Congratulations, we are all survivers!
Everybody in this world has history, we all write a story, and struggle with something you may know nothing about, so respect someone else's journey, never judge something you do not understand, and speak only kind words or you better keep your mouth shut.

-INP

Wednesday, November 1, 2017

Selamat datang kehidupan baru;
Setelah memperjuangkan orang yang salah.
Setelah bertahan sendirian.
Memperpanjang penderitaan.
Hidup nyatanya memang harus dilanjutkan.
Hidup harus kembali berjalan.
Maju pelan-pelan.
Temui lagi kejutan demi kejutan.

-Boycandra.
 photo envye.jpg
envye blogger theme